Akupunktur untuk Nyeri Lutut


Ok . cerita ini dimulai dengan ucapan basmallah .  :)

Akupunktur untuk Nyeri Lutut

Bismillahirrahminirrahim, atas izin Allah kumelangkahkan kaki ke arah jalan setapak yang  beratapkan langit indah nan bertabur bintang dimalam itu . tapi, sayangnya semua berawal tak seindah itu . sungguh, malam itu rasa malas membelenggu keinginanku untuk melangkah keluar dri ruangan ini .  aktivitas campus yang menguras tenaga dan pikiran dari pagi sampai sore menambah alasanku untuk tetap berada diruang yang sederhana ini . tak ada pilihan lain kecuali istirahat saat itu . ditambah lagi telinga yang tengah dimanjakan musik-musik intrument klasik menambah rasa malas dan rasa kantuk semakin dalam .  tiba-tiba “Allahuakbar .. Allahuakbar .. Allah Allaaaahuakbar…..” sepotong lagu nasyid terdengar sebagai tanda panggilan maasuk . hufth . spontanitas tangan meraih handphone dan berharap yang nelpon Ayah-Umi karena emang hari ini belum sempat kasih kabar ke mereka . ternyata bukan Umi yang nelpon melainkan My litlle brother (Muklis) yang emang biasanya nelpon untuk nanyain makan, ngajakin makan atau sering anterin makan ke kost . hemmh . tapi tidak untuk malam ini, Muklis nggak nanyain makan karena dia dah tau kalo tdi sebalik ngampus aku udah makan . dia malah nanyain janji tadi siang . janji apa . ? . diam sejenak😐.  OMG aku punya janji buat nerapi pasien deket kost’a Muklis . setan  teriak dari dalam seolah bilang . ” DONA kamu butuh istirahaaaaaat . nggak usah keluar kamar :@ :O !!!” . sedangkan malaikat dari dalam bilang ” DONA kamu udah janji . harus ditepati dong . kan kamu juga niatnya kuliah, buat bisa bantuin orang lain kan . ?🙂 . sana pergi bantuin orang yang butuh bantuan selagi masih ada kesempatan berbuat baik . :)”
awalnya sempat galau juga nih antara pergi atau nggak . jam yang ada diatas meja belajar dah nunjukin angka 19:26 . berat banget buat angkat badan dari kasur . oh maann, dituntut professional disini . akhirnya dengan segala pertimbangan seolah  tubuh terdorong untuk berdiri tegak meraih jaket yang tergantung di balik pintu dan kerudung yang terletak ditempat biasanya . setelah siap untuk pergi dan telah merapikan peralatan terapi . kaki melangkah keluar dengan mamatikan lampu dan menguci pintu kamar .

setiba di rumah pasien terlihat seorang ibu-ibu yang telah berusia senja duduk di atas kasur yang menghadap televisi . sungguh wajah keibuan yang terpancar dari wajahnya menambah rasa rinduku pada Umi . hmmh . tiba-tiba Dona melooow😥

Ok, cukup deh buat mukaddimahnya . kebanyakan gaya emang Dona kea mau nulis cerpeen ajh . woo . :O . maklum Dona pengen jadi penulis tapi nggak kesampean . #Kasiiiaan haha :D 

saat kunjungan pertama:

Pasien mengeluhkan rasa sakit dilutut kiri . sakit dirasakan saat pasien tengah beraktivitas banyak . nyeri menetap . ada bengkak di sekitar keluhan . ada nyeri tekan saat terapis menyentuh bagian keluhan . ada keterbatasan gerak sendi . sendi tidak bisa ditekuk maksimal . dan banyak lagi tanya-jawab antara Dona sama pasien yang nggak mau Dona tulis disini . privacy pasien cooi .😀 . tapi intinya yah itu . hahaha . bilang ajh males ngetik Don . #Alibi -_- . 

uuhhmmh . awalnya bingung juga nih . mow ambil titik apa yang efisien . biar pake prinsip semakin sedikit jarum semakin baik . untungnya 2 hari yang lalu belajar prinsip pemilihan titik sma Pak Rinto dikampus . jadi mencoba” untuk mengingat titik apa ajh nih yang bisa diambil . *Berpikir Keras >.<* . karena udah malam, otakpun udah nggak bisa diajak kerjasama untuk mengingat-ngingat materi itu lagi . alhasil ambil titik-titik yang general ajh dulu . haha . #ALibi lagi Dona -_- . 

Ok, mow let me let you know .

titik apa ajh yah yang Dona pake saat itu ?? . kasih tau nggak yaah ?? .hemmh .

karena Dona baik hati dan rajin ngetweet, tenang-tenang Dona kasih tau kok . jangan ngambek kka . :*🙂

karena Dona juga beberapa hari yang lalu baru belajar tentang Abdominal Puncture ( Kura punktur ) yang diajarkan oleh dr . MIchael Wicaksono M.Med selaku dosen favorite dan Kaprodi D-IV Akupunktur Poltekkes Kemenkes Surakarta jadi Dona pake tekhnik ini dikombinasi dengan titik-titik  lokal dan general . jadi untuk saat itu jarum-jarum menembus kulit dengan tujuan untuk menstimulasi pada titik Zhongwan (RN-12), Guanyuan ( RN-4 ), dan Titik Xiafengshidian sebagai titik mirorring dari lutut kaki . dan karena dari anamnesa pasien juga mengeluhkan adanya rasa berat dikaki dan pengamatan lidah pasien juga didapati adanya tapak gigi . maka ditambahkan penusukan di titik Fenglong ( ST-40 ) sebagai pengusir lembab . titik tambahan lainnya bisa digunakan yang Dona gunakan adalah titik ahse point sekitar lokasi keluhan . awalnya emang mubazir jarum juga sih udah pake tekhnik Kura Punktur trus ditambah titik ahse point lagi . tapi, yah namanya juga awal  banyak gugup dan groginya kalo udah dihadapkan didepan pasien . jadi suka salah tingkah gitu deh . ddiih si Dona #Alibi . Dan untuk saat itu dikasih bantuan stimulasi dari elektropunktur di titik Ahse point untuk melancarkan aliran Qi dan Darahnya.  20 menit berlalu suara stimulatorpun berbunyi yang menandakan waktu terapi berakhir . Alhamdulillah udah berakhir terapinya itu artinya Dona harus segera beresin semua alat-alat terapi dan balik ke kost lagi . untuk malam itu blum bisa dilakukan evaluasi karena si pasien belum merasakan perubahan yang signifikan seusai terapi .

keesokan harinya si Muklis telpon lagi dia bilang kalau tadi ketemu sama si ibu (pasien) kalau beliau bilang udah banyak perubahan semenjak udah diterapi kemaren . dan ibunya mau diterapi lagi besok .

Alhamdulillah . sumpaah  . sungguh ada rasa bahagia tersendiri yang nggak bisa diungkapkan dengan apapun saat mendengar orang lain bisa merasakan bahagia dengan berkurangnya keluhan sakit yang ia rasakan dengan bantuan kita sebagai perantara Allah .🙂

Dalam diamku, Ku berdoa

Dalam diamku, Ku berdoa

dalam sujud malamku, ku  berdoa : “ya Allah jika kau tunjuk hamba  sebagai perantaraMu dalam membantu orang lain yang dalam kesusahan akan sakitnya . izinkan hamba untuk menyentuhnya dengan hati yang ikhlas . dan jauhkan hamba dari sifat sombong dan congkak . karena ilmu, rezeki, dan kebahagian hanyalah titipan semata dariMU . ya Allah berikan kebahagian untuk mereka yang selalu berusaha untuk bahagia, berikan kesehatan untuk mereka yang selalu berusaha untuk sehat, dan berikan kesembuhan untuk mereka yang selalu berusaha untuk sembuh . karena kau janjikan semua penyakit pasti ada obatnya . Amiin . :)”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s