Akupunktur Untuk Kemoterapi


Yuppy \^_^/ . Jujur aja nih  masih terasa cape beserta jenuh seusai praktik klinik, nggak ada liburnyaa . hiks hiks😥 . Tapi apa boleh buat tugas mahasiswa yang baik dan tidak sombong yah kea gini, mematuhi peraturan tata tertib yang berlaku. Soo dihadapi dengan senyuman aja dan percaya Allah bersama orang-orang yang selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk memperoleh sesuatu yang terbaik . amiin .🙂.

Walaupun ada beberapa laporan yang harus dikerjakan dan beberapa kasus baru yang harus dipresentasikan, kalau melihat blog yang udah lama banget ditinggalin tanpa adanya tulisan-tulisan yang sederhana berasa meninggalkan rumah tanpa penghuni dan membiarkan sang Spider membuat sarangnya disetiap sudut blog . (hemmh sumpaah ini alaaay Dona >_< )  hahaha😀.

Bersama dr. Aldrin Neilwan P di RS Kanker Dharmais Jakarta

Bersama dr. Aldrin Neilwan P di RS Kanker Dharmais Jakarta

Dan karena dalam kesempatan praktek kali ini Dona ditempatkan di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta selama 1 bulan lamanya, jadi nggak ada salahnya kita ngebahas sedikit peran Akupunktur pada pasien kanker .🙂 . dan jujur hanya sedikit yang Dona ketahui tentang ini, tapi semoga bemanfaat untuk yang lagi baca . Amiien🙂

Bagaimana bisa Akupunktur berperan pada pasien kanker yang menjalani pengobatan dengan kemoterapi. ?
mungkin itu pertanyaan yang timbul setelah melihat judul dari tulisan ini.
ok . Now let me let you know..
sebelumnya mari kita kenalan dulu deh dengan apa yang namanya kanker, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 2005 mendefinisikan kanker sebagai penyakit yg disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yg mengakibatkan tumbuhnya daging pd jaringan tubuh yg  normal (tumor ganas). Untuk penjelasan selebihnya bisa cari tau sendiri dengan menggunakan mesin pencari tercanggih 2014 yaitu google beserta jajarannya dan bisa juga tanyakan langsung pada ahlinya yah .🙂 (Dona cari aman >__<) hehehe😀.
yup, secara umum yang kita ketahui dan sangat akrab ditelinga kita salah satu pengobatan kanker adalah Kemoterapi. Tapi perlu diketahui kerja kemoterapi adalah membunuh sel-sel kanker beserta sel-sel normal lainnya dan pastinya memiliki efek samping yang mengganggu dan sangat tidak mengenakan. kalau tidak percaya tanyakan saja pada pasiennya . hehe .😀
Yuup, menurut hasil wawancara yang kita lakukan pada beberapa pasien di RS Kanker Dharmais gejala yang sering muncul pada pasien yang menjalani kemoterapi adalah rasa mual dan muntah, lemah, letih dan lesu, kerontokan rambut hingga pasien mengalami kebotakan, rasa kesemutan dan baal di ujung-ujung jari dan pastinya pasien mengalami penurunan kualitas hidup sehat. Dan kebanyakan untuk mengurangi gejala-gejala tersebut pasien diberi obat-obatan seperti obat anti mual dan muntah. sungguh itu bukan suatu kondisi yang menyenangkan dengan ketergantungan obat-obatan kimia sepanjang waktu karena akan menimbulakan efek samping yang lainnya.

Dengan melakukan penusukan di beberapa titik akupunktur dengan menggunakan jarum steril, Akupunktur dipercaya dapat merangsang pengeluaran endorphin dan meningkatkan sistem imunitas yang mampu mengurangi beberapa efek samping dari kemoterapi. Dan menurut dr. Aldrin Neilwan, Sp.AK, MARS, M.Biomed (Onk), M.Kes Tindakan terapi akupunktur dapat diberikan pada saat, sebelum dan sesudah menjalani kemoterapi sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup pasien kanker dan mampu tersenyum seperti sedia kala .🙂

Dan untuk info lebih lanjut hubungi rumah sakit, klinik pelayanan akupunktur, dan terapis akupunktur. dan rasakan sendiri manfaatnya .🙂
Semoga bermanfaat🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s