The True Power Of Home Care


Assalammualaikum .🙂

Dona Aulia Abdullah

Dona mau berbagi cerita nih tentang pengalaman Dona menangani pasien-pasien home care. Home care atau yang sering disebut dengan Home visit adalah salah satu pelayanan yang disediakan klinik Keluarga Sehat Akupunktur yang dikelola oleh Dona sendiri dan bertepatan yang visit juga Dona sendiri .😀
Sejak terhitung dari tanggal 20 November 2014 kemaren klinik Dona telah mendapat izin resmi dari dinas perizinan dan kesehatan setempat untuk melakukan terapi Akupunktur dan sejak saat itu Dona mulai berinteraksi dengan pasien. Selain melayani pasien yang datang ke tempat praktek, Dona juga melayani  kunjungan ke rumah untuk pasien-pasien yang nggak bisa datang ke tempat praktek. Pasien stroke dan lumpuh merupakan salah satu keluhan yang harus diberikan pelayanan home care karena mereka memiliki keterbatasan untuk berjalan normal.

PAPAN NAMA DONA

PAPAN NAMA DONA

Sedih memang kalo ngeliat pasien stroke dan pasien lumpuh apalagi diikuti dengan keluhan susah bicara karena butuh waktu yang lama untuk pulih kembali seperti normalnya.  Sebagai seorang terapis Dona juga dilatih kesabarannya dalam melatih dan mengajarakan seperti halnya mengajarkan anak kecil yang baru mau jalan atau bicara. Terkadang disaat nerapi pasien Dona harus mengangkat  pasien saat harus membalikkan tubuhnya, memapah dan menahan tubuhnya saat ingin terjatuh dan saat itu Dona ngerasa punya kekuatan yang lebih buat nahan bobot pasien yang terkadang 2 kali lipat dari bobot Dona sendiri. Belum lagi untuk ngelatih pasien bicara terkadang tenggorokan sempet seret juga kalo nggak disiapin minum sama yang punya rumah hehe😀 soalnya kan Dona ikut teriak” juga buat ngajarin pasiennya. Bisa disimpulin Dona selain Terapis Akupunktur juga merangkap menjadi Terapis Wicara dan Okupasi Terapis karena memang tuntutan pasiennya begitu. Disini belum ada yang namanya Terapi Wicara sama Okupasi Terapi untungnya Dona punya sahabat” baik dari jurusan terapi wicara dan okupasi terapi, nggak jarang Dona konsultasi sama mereka tentang pasien-pasien stroke dan lumpuh yang disertai kesulitan bicara.

sumber: Kompasiana.com

sumber: Kompasiana.com

Untuk kamu yang puya keluarga dengan keluhan stroke entah itu suami, istri, ayah, ibu, kakak, adik atau anak mohon bersabarlah dan berikan semangat dan dukungan, mereka hanya butuh didengarkan dan dimengerti. Jangan sekali-sekali ngejudge mereka pemalas untuk berlatih jalan, gerak dan bicara. Mereka bukan malas tapi mereka lagi diberikan keterbatasan untuk bergerak dan berkata-kata. Jangan dicemooh atau diketawakan saat mereka tidak sempurna berjalan atau bicara yang nggak jelas karena itu bisa membuatnya berkecil hati.
Tidak sedikit pasien stroke yang mengutuk sisa hidupnya yang tak sempurna (lagi) dan berteriak ‘Tuhan tidak adil’ atas hidupnya, dan disini peran keluarga sangat dibutuhkan untuk memberikan semangat dan menguatkan imannya untuk tetap percaya ‘Tuhan itu adil’. Terlalu banyak rahasia Allah yang tersimpan dibalik semuanya yakinlah Allah tak pernah memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hambanya. Allah memberikan waktu untuk taubat dan merenung tentang apa-apa yang telah dilakukan sebelum sakit apakah tangan yang terkena stroke digunakan untuk berbuat kebaikan?, kaki yang lumpuh digunakan untuk berjalan kearah kebaikan?, mulut digunakan untuk berbicara yang bermanfaat untuk orang lain? kalau tidak demikian apakah ini sebuah karma ?. Hanya Allah dan pasien yang tahu dan yang pasti saat ini waktu yg tepat untuk memperbaiki diri dan bertaubat.

Advice pasien

Advice pasien

Untuk kamu seorang terapis yang lagi menangani kasus seperti ini, tips pertama yang Dona saranin cobalah untuk mengerti mereka sebaik mungkin, dengarkan apa yang mereka keluhkan, jangan terlalu menganggap mereka lemah, jadikan mereka teman, dan berdoalah kepadaNya untuk kesembuhan mereka karena hanya Allah lah  yang berhak atas sesuatu dimuka bumi ini kita hanya perantara.
1 hal yang paling Dona suka saat melakukan home care adalah setiap kunjungan Dona selalu ditemenin Umi dan saat itu Umi ngeliat semua kondisi pasien ada yang hanya berbaring ditempat tidur, ada yg cuma bisa duduk, susah bicara, lemah, dan banyak lagi. Disaat Dona memberikan beberapa advice kepada para pasien ntah itu masalah diet atau hal-hal yang harus dihindari, secara tidak langsung Umi juga mendengarkan apa yang Dona saranin karena terkadang umi juga susah untuk ngejaga pola makan. Maklum Umi yang sudah biasa dengan masakan padangnya nggak bisa lepas dengan yang namanya makanan bersantan. Tanpa disadari disitu keajaiban mulai tampak heheh😀 Umi mulai mengurangi konsumsi santan, mengurani makanan berlemak seperti mulai membiasakan goreng ayam tanpa kulit, makan maksimal jam 5 sore, olahraga simple dan rajin membuat rebusan rebusan herbal yang sehat atau jus buah yang segar dan yang pasti perubahan itu juga berdampak ke ayah. Alhamdulillah yah🙂
Ya Rabb, Dona mohon berikanlah kesembuhan untuk orang-orang yang selalu berusaha untuk sembuh, berikan kesehatan untuk orang-orang yang selalu menjaga kesehatannya, dan berikan banyak kesabaran dan keikhlasan untuk orang-orang yang tengah dalam sakit. Amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s