Belajar dari sebuah drama..


Beberapa minggu terakhir ini saya disibukan dengan film ini. Film yg katanya sangat populer saat saya masih SMP, tapi saya gak pernah nonton film ini sebelumnya. Memang saya gak begitu suka sama yg namanya drama korea apalagi harus terikat dan ngapalin jadwal sinetron di tv. Bagi saya daripada ngabisin waktu nonton tv mending ngabisin waktu ngobrol bareng Ayah-Umi atau baca artikel” di internet.

image

Berawal dari pasien yang juga seorang temen bilang “Ini Akupunktur kayak yang di film Janggeum yah Don ?” Trus saya bilang “Maksudnya Jang Geum apa ?” Karena saya gak ngerti dia ngejelasin nih kalo ada drama korea yang dalam ceritanya ada pengobatan pake herbal dan akupunktur, karena penasaran langsung dong buka youtube dan cek filmnya . Pas diliat” ini drama terdiri dari 54 episode awalnya rasa gak sanggup mau nonton hahaha 😁😁. Udah nyerah duluan maleslah nontonnya karena ngebayangin ini drama ngebosenin dan bakal nyita banyak waktu. Tapi, rasa penasaran buat nonton lebih kuat dan akhirnya nonton lah..
Episode demi episode ditonton dan bener banyak waktu yg tersita sampe rela begadang buat nonton ini film. Hahaha sampe diketawain jam dinding kamar. Sempet kebawa emosi juga dan meneteskan air mata (apasiih Don lebay banget ini) hahaha😀😀.

image

Banyak pelajaran yg saya petik dari film ini, sifat sungguh-sungguh yang dimiliki seorang Jang Geum membuat saya dicambuk kalau selama ini saya belum berbuat banyak untuk mewujudkan impian impian saya. Sungguh” dalam belajar memasak dan belajar ilmu kesehatan. Walau ia terjebak dalam sebuah dendam tapi ia tak pernah menyalah gunakan ilmu yg ia miliki untuk membalas dendam. Menyama ratakan semua golongan (orang) dalam memberikan pertolongan entah itu raja, anak raja bahkan pengemis sekalipun.

image

Sebagai seorang Terapis Akupunktur dalam film ini mengingatkan saya untuk kembali berpegang teguh dalam menegakkan sebuah diagnosa dengan lebih memahami teori dasar diagnosa yaitu teori Yin dan Yang serta teori Lima Unsur (Wu Xing), teori Qi, Xue, dan Jin Ye. Sebagai seorang terapis Akupunktur yang berhubungan dengan penyakit manusia, jangan terburu” dalam menegakkan sebuah diagnosa dan memberikan obat tanpa memahami pasien lebih dalam lagi (Itu kenapa saya punya banyak pertanyaan kalo anda menjadi salah satu pasien saya) apalagi sampai mengkambing hitamkan oranb lain karena kesalahan diri kita. Lihatlah segalanya lebih dekat dan seksama apa yang terjadi dan apa sebab yang membuatnya menjadi sakit. Perhatikan semuanya dari segala aspek, entah penyakit tersebut disebabkan oleh penyebab penyakit dalam atau penyebab penyakit luar. Berfikir keras dan bekerja sama dengan team kesehatan lainnya adalah point utama yg saya lihat dari diri seorang Jang Geum. Saya berharap sosok Jang Geum benar” ada dalam dunia yg nyata ini bukan hanya dalam sebuah drama. Amiin

image

Satu lagi kisah dalam film ini yang tak akan terlewatkan dari pandang seorang Dona Aulia adalah kisah romantisme Jang Geum bersama Min Jung Ho. Sempat baper juga liat kisah romantisme dua sejoli ini dan potongan kisah ini mengajarkan saya untuk tetap berbuat baiklah pada setiap orang entah bagaimanapun nantinya orang” yg telah kita bantu akan punya cara sendiri untuk berbuat baik terhadap diri kita. Intinya kalau jodoh gak akan kemana-mana dehh . Hoho😀😀
Gak nyesel juga ngorbanin waktu buat liat ke 54 episode drama ini banyak sekali moral value yg harusnya saya renungkan mulai dari sekarang. Move Dona move !!! Belajarlah lebih giat karena anakmu berhak dilahirkan dari rahim seorang yg cerdas . !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s