Akupunktur Untuk Asma


sesak-nafasPengertian asma menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah gangguan pernafasan yang bersifat alergis  ditandai dengan sulit bernafas dan rasa sesak di dada. Dalam bukunya Muttaqin (2008) menyebutkan asma adalah suatu penyakit yang ditandai dengan ciri meningkatnya respon trakhea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan dengan manisfestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan derajatnya dapat berubah secara spontan. Penderita asma pada umunya di kota lebih tinggi dibandingkan pada perdesaan, karena pola hidup dan lingkungan di kota meningkatkan faktor resiko terkena asma. Berdasakan data WHO melalui GINA (Global Initiative for Asthma) pada tahun 2006 didapati sebanyak 300 juta orang menderita asma, dan 225 juta penderita di suluruh dunia meninggal per tahun karena asma dan hasil survey dari SKRT ( Survey Kesehatan Rumah Tangga) asma merupakan 10 besar penyakit penyebab kematian di Indonesia.

Ada beberapa penyebab timbulnya asma yaitu oleh alergen, infeksi saluran nafas, emosi, aktivitas berat, obat-obatan, polusi udara, lingkaran kerja, perubahan cuaca dan genetik.

Tanda dan gejala dari penyakit asama yang dirasakan pasien pastinya pasien merasakan sesak nafas, ada sesak nafas yang disertai batuk, bernafas cepat dan dalam, gelisah dan susah tidur.

batuk dan sesak.pngPenyakit asma dalam ilmu kedokteran timur disebut sebagai Xiao Chuan (Xiao berarti sesak dan Chuan berarti mengik) yang disebabkan oleh faktor eksogen, diet tidak tepat, dan emosi yang tak terkendali dan aktivitas berlebihan. Pada penyakit asma organ utama yang dicurigai adalah organ paru-paru yang harusnya bertugas untuk menguasai Qi udara/pernafasan, organ yang berperan dalam pertahanan pertama dari serangan patogen luar dan mengatur keseimbangan pernafasan dan cairan. Normalnya aliran Qi paru-paru mengalir dan menyebar ke bawah sedangkan dalam kasus asma aliran Qi malah sebaliknya, yaitu mengalir keatas dan keluhan yang dirasakan pasien biasanya sesak nafas disertai dengan keluhan batuk.

Yang jadi pertanyaan penting disini adalah bagaimana Akupunktur mampu mengurangi dan mengobati keluhan sesak nafas yang dirasakan pasien ? untuk mempermudah penjelasan kita langsung masuk dalam studi kasus.Contoh kasus:

sesak nafasSeorang pasien wanita usia 65 tahun memiliki penyakit asma kronik. Tapi 10 hari sebelumnya dimalam hari ia pergi dengan mengendarai motor tanpa menggunakan baju yang hangat, tak lama setelah itu pasien mengeluhkan sesak nafas. Sesak nafas yang dirasakan juga disertai dengan adanya gatal pada tenggorokan yang menyebabkan ia batuk berdahak berwarna putih dan berbusa. Dia tidak bisa tidur terlentang karena akan semakin sesak saat tidur terlentang. Dia pun merasakan menggigil dan demam. Sesak berkurang saat diberi penghangatan. Dari pengamatan terlihat lidahnya berselaput putih, berminyak dan lembab. Perabaan nadi terasa tipis dan licin.

Dari data yang didapat pada anamnesa bisa ditarik sebuah diagnosa bahwa pasien menderita asma dikarenakan adanya serangan patogen ekternal berupa dingin. Dingin tersebut menyerang sistem pertahanan eksterior yang harusnya dikuasai oleh organ paru-paru. Kelemahan organ paru dalam mempertahankan tubuh dari serangan patogen dingin membuat kambuhnya penyakit asma. Patogen dingin juga pencetus pembentukan dahak di paru-paru.

Prinsip terapi yang harus diambil adalah menghangatkan paru-paru, menguatkan Qi paru, dan menghilangkan flegma. Pemilihan titik akupunktur setiap Terapis tidaklah sama dan kombinasi titik tidak baku karena itu merupakan seni masing masing tiap terapi yang penting tidak melupakan tujuan dari terapi akupunktur yaitu menyeimbangkan aliran Qi tubuh. Pemilihan titik akupunktur juga disesuaikan dengan sindrom yang didapat pada anamnesa pasien. Biasanya pada pasien seperti ini kombinasi titik yang saya gunakan adalah titik shu belakang kombinasi dengan titik yuan dari organ yang bermasalah. Titik Yuan adalah titik dimana Qi murni dari organ bersangkutan mengalir kuat, organ paru-paru titik yuan nya adalah Taiyuan (LU9). Titik Shu Belakang adalah titik dimana Qi organ terpancar, titiknya organ shu belakang paru adalah Feishu (BL-13). Kedua titik ini ditusuk dengan metode tonifikasi dan diberikan penghangatan dengan moksa ataupun TDP/IR untuk mengatasi sindrom defisiensi Qi paru sekaligus untuk menghangatkan paru. (catatan: Moksa berasap jangan diberikan pada pasien yang alergi dengan asap).

Untuk sindrom dengan adanya dahak mari kita bahas lagi pada proses pembentukan dahak. Dahak termasuk flegma dalam tubuh yang terbentuk karena adanya retensi cairan dingin di dalam tubuh. Pembentuk flegma adalah organ limpa dan penampung flegma adalah organ paru-paru. Jadi untuk menghilangkan flegma dari tubuh kita harus menghilangkan penyebab terbentuknya flegma dengan mentonifikasi organ limpa dengan titik yuan organ limpa SP-3 (Taibai) atau bisa juga menggunakan titik SP-6 (Sanyinjiao), dan menghilangkan flegma dengan titik pengalaman ST-40 (Fenglong) yang berfungsi untuk menghilangkan dahak. Terapi sebaiknya diberikan sebanyak 12 kali dengan frekuensi terapi 4 hari sekali.

Jika anda salah satu dari orang penderita asma, segerakan periksa diri anda pada dokter terdekat, dan lakukan terapi akupunktur rutin bersama ahlinya. semoga bermanfaat .🙂 Salam sehat bersama Akupunktur🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s