Cara Mengatasi Tekanan Darah Tinggi


obat hipertensi.jpg

Apakah diri anda mengalami tekanan darah tinggi ? Atau orang tua anda ? Atau salah satu orang yang anda sayangi ?. Jika benar anda mungkin harus membaca tulisan ini sampai akhir 🙂 . Sekarang ini tekanan darah tinggi bisa menyerang siapa saja dan tak mengenal usia.

Perlu untuk diketahui menurut Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan tantangan besar bagi Indonesia dan paling sering ditemukan pada pelayanan primer kesehatan. Hal itu merupakan masalah kesehatan dengan pravelensi yang tinggi, yaitu sebesar 25,8% sesuai dengan data Riskesdas 2013.

Seseorang dikatakan mengalami tekanan darah tinggi jika hasil pengukuran darahnya lebih atau sama dengan 140/100 mmHg. Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya. Gejala-gejalanya itu adalah sakit kepala/rasa berat di tengkuk, mumet (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah Ieiah, penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan. Tapi tak sedikit pula yang tidak merasakan gejala-gejala tersebut. Menurut saya jenis hipertensi seperti inilah yang sangat membahayakan karena pasien tidak merasakan gejala-gejala dan membiarkan saja tanpa di antisipasi.

Sering kali saya temui pasien yang tiba-tiba stroke karena tekanan darah tinggi padahal sebelumnya pasien mengaku tidak pernah merasakan sakit. Kenapa demikian? karena peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama (persisten) dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantung koroner) dan otak (menyebabkan stroke) bila tidak dideteksi secara dini dan mendapat pengobatan yang memadai.

Kebanyakan orang Indonesia tidak akan mau ke Puskesmas atau ke dokter jika tidak mengalami keluhan yang mengganggu. Sedangkan baiknya minimal 1 bulan sekali kita harus cek kesehatan ke Puskesmas atau ke tempat praktik dokter walau hanya sekedar mengukur tekanan darah dan berkonsultasi.

Jika sudah mengalami tekanan darah tinggi apa yang harus kita lakukan. ?
Oke baiklah dalam tulisan kali ini saya ingin berbagi tips dalam mengatasi dan menghadapi beberapa tipe orang-orang dengan tekanan darah tinggi. Enggak semua keluhan tekanan darah tinggi langsung butuh obat untuk menurunkan tensi. Jika kita mampu mencari penyebab utamanya inshaaAllah kita bisa mengatasi tekanan darah tinggi tanpa obat-obatan dan akupunktur sekalipun.

  1. Tipe orang yang naik tekanan darah karena makanan. Tipe ini cukup untuk mengontrol makanan yang dikonsumsi dengan memilih makanan rendah garam, rendah lemak dan tinggi protein perbanyak konsumsi buah dan jus buah serta minum air putih yang cukup. InshaaAllah dapat membantu untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Kelompok ini lebih tepatnya membutuhkan para ahli gizi untuk konsultasi masalah makanan sehatnya.
  2. Tipe orang yang naik tekanan darah karena emosi dan pikiran berlebih. Kelompok ini adalah kelompok orang-orang yang butuh perhatian lebih dari orang-orang sekitar, nggak bisa dicuekin dan selalu membutuhkan orang yang siap mendengar dengan baik dan memberikan solusi dengan bijak atau tempat curhat yang dipercaya. Untuk tindakan lebih lanjut tipe ini membutuhkan bantuan Psikolog dalam menyelesaikan masalah.
  3. Tipe orang yang sudah memiliki keturunan darah tinggi. Orang-orang ini sudah memiliki bakat tekanan darah tinggi yang diturunkan oleh kedua orang tuanya. Tipe ini sangat sensitif dan mudah sekali untuk naik darahnya. Cara gampang untuk menormalkan tekanan darahnya adalah dengan menjauhi semua penyebabnya.

Pengalaman pribadi saya merawat orang tua yang punya tekanan darah tinggi. Kebetulan Umi (66th) juga salah satu orang yang juga punya keluhan ini. Beliau selalu mengeluhkan sakit kepala, kaku leher dan terkadang sampai pusing berputar. Setelah dilakukan pengukuran tensi didapatilah tekanan darah yang tidak normal yaitu 170/110 mmHg. Cukup tinggi dan bisa disimpulkan beberapa keluhan tersebut diatas terjadi karena memang adanya tekanan darah tinggi. Sebagai informasi tambahan Beliau juga orang yang mudah cemas/khawatir dan pemikir berat. Maklum lah yah emak-emak punya anak banyak 😀. Umi pun disarankan oleh dokter untuk meminum obat penurun tekanan darah setiap hari. Tapi setelah diberi tahu beberapa efek samping yang akan timbul nantinya saat mengkonsumsi obat tersebut saya menyarankan Umi untuk tidak mengkonsumsinya lagi. Perkembangan naik turunnya tekanan darah Umi pun selalu saya pantau. 🙂

Mekipun saya seorang terapis akupunktur setiap Umi mengeluhkan sakit kepala saya tidak langsung memberikan tindakan akupunktur apalagi obat-obatan. Hal pertama yang saya lakukan adalah bertanya kepada beliau. Sebelum sakit kepala, hal apa yang beliau lakukan? apa yang dimakan ? apa ada jatuh ? apa ada hal yang dicemaskan ? atau ada hal lain yang mengganggu pikiran beliau ?. Sembari mendengar cerita beliau bolehlah untuk memijat tangan, pundak dan bahkan kepalanya dengan penuh kehangatan.

Jika memang beliau baru sudah memakan salah satu makanan yang dilarang seperti ikan asin, makanan bersantan kental, dan makanan pantangan lainnya. Biasanya saya memberikan satu gelas air putih hangat untuk diminum dan menyarankan beliau untuk istirahat sejenak. Jika keluhan belum berkurang, saya selalu buatkan jus semangka, timun, melon atau apel. Biasanya setelah minum jus, keluhan mereda sedikit dan beliau saya sarankan untuk tidur dengan saya berikan terapi akupunktur dibeberapa tusukan untuk menghilangkan sakit kepala, penenang dan meningkatkan stamina. Jika sudah dilakukan akupunktur biasanya bangun dari tidur keluhan sakit kepala menghilang dan beliau merasa lebih nyaman. Alhamdulillah 🙂

Tapi jika keluhan belum berkurang mari kita gali lagi informasinya apa yang sedang dipikirkan beliau. Biasanya hal-hal yang membuat beliau sakit kepala adalah rindu dengan anak-anaknya yang jauh disana, mencemaskan saudaranya yang sakit, dan banyak pemikiran lainnya mungkin salah satunya mau punya menantu baru #kodehalus. huh -_-

keluarga sehat akupunktur.jpg

Sebaiknya hubungi saudara yang lain untuk datang atau ngobrol via telpon. Disaat rumah ramai dengan anak-anak beserta cucu-cucunya, biasanya kesehatan Umi lebih cepat pulihnya. Trust me its work, terkadang orang tua hanya butuh melihat wajah ceria anak-anak dan cucu-cucunya. 🙂
Jikapunn orang tuamu punya masalah lain yang jauh lebih berat, cukup duduk disamping beliau dan dengarkan saja. Terkadang mereka hanya butuh pendengar yang baik. Izinkanlah diri anda untuk berbakti padanya dengan tidak mengeluh dalam merawatnya berikan senyum terbaik sebagai isyarat kau selalu ada disampingnya. Sayangi orang tua kita sebagaimana mereka menyayangi kita sewaktu kecil hingga menjadi sosok yang tangguh seperti saat ini. 🙂

Jika keluhan masih juga muncul sebaiknya kita periksa ke dokter, cek darah dan lihat apa yang terjadi. Saat dokter memberikan resep obat maka dampingi beliau  untuk rutin minum obat. :).

One response to “Cara Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

  1. Cara mengatasi darah tinggi mudah dan murah. Cara yang saya lakukan adalah diet. Yaitu, menghindari makanan penyebab darah tinggi dan banyak mengonsumsi makanan penurun darah tinggi.
    Makanan penyebab darah tinggi antara lain makanan asin (tinggi garam), makanan/minuman terlalu manis, jeroan hewan, kulit am, kuning telur, dsb.
    Dalam dua tahun terakhir, tensi saya kembali stabil. Padahal, tensi saya pernah naik sampai 190/110 mmHg.
    Beberapa dokter telah kudatangi untuk periksa dan obat darah tinggi saya konsumsi. Sampai akhirnya saya bertemu dokter di yayasan pendidikan dan dia meminta saya diet.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s