Kutipan

Hidup Sehat Hingga Akhir Hayat


“Ya Allah Rabb manusia, hilangkanlah penyakit dari hambaMu ini dan berikanlah Ia kesembuhan. karena Engkau Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan melainkan dariMu yaitu penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (Doa Rasulullah Muhammad SAW_HR. Al-Bukhori)

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Assalammualaikum Warahmatullahiwabarakattuh . 🙂
Dona Aulia selaku admin dari blog sederhana ini mengucapkan selamat datang, welcome, sugeng rawuh untuk para calon penghuni surga yang selalu berusaha melakukan yang terbaik  untuk menjadi sosok yang terbaik  dalam kehidupan yang fana ini . 🙂 .

Semoga tulisan-tulisan dalam blog ini bermanfaat bagi pembaca semua dan menjadi amal jariyah untuk penulis dan orang-orang yang terlibat dalam penulisan karya” sederhana ini . Amiien . 🙂 . Dalam kesempatan ini Penulis menyadari semua tulisan-tulisan ini  cukup jauh dari kesempurnaan dan mungkin belum layak disebut sebagai tulisan. tapi, yakinlah penulis hanya ingin berbagi apa yang penulis miliki karena dalam Islam mengajarkan untuk ” Sampaikanlah walau satu ayat” . Kritik dan saran sangat penulis harapkan untuk lebih memperindah tulisan-tulisan dimasa yang akan datang . Kritik dan saran dari pembaca bisa dikirim via:

  1. email: donaaulia.abdullah@gmail.com
  2. FB: Dona Aulia Abdullah Al-Fatih
  3. TW: @donabkl

Akhirulkalam Wassalammualaikum Warahmatullahiwabarakattuh 🙂

Iklan

Belajar.. 


Kedua pria yang sama-sama menikah 10 tahun membawa istri mereka ke sebuah pertemuan. Setelah acara selesai, para wanita duduk di sofa dan mengobrol bersama, sedang para pria juga memiliki obrolannya sendiri. Akhirnya kedua pria ini bertemu dan mulai mengobrol.

Rudi: “San, lama gak ketemu, istri lu cantik amat!”

Hasan:  “Thank you thank you…”

Rudi: “Kalian baru nikah ya?”

Hasan: “Iya belum lama, baru 10 tahun…”

Mendengar jawaban Hasan, Rudi langsung kaget, karena dia dan istrinya juga sudah menikah kurang lebih 10 tahun, tapi istrinya tidak seperti istri Hasan yang begitu cantik dan menarik. Bagi Rudi, istrinya seperti wanita tua yang sudah tidak menarik lagi.

Rudi: “Gue sama istri juga sama sih kurang lebih, dulu waktu nikah dia cantik banget, tapi sekarang semuanya berubah, udah jadi emak-emak. Mau gimana liat juga nggak enak diliat, kadang mau keluar rumah juga males bawa dia, coba aja kalau istri gua kayak istri lu…”
Hasan hanya terseyum mendengar perkataan Rudi, Rudi kemudian melanjutkan.
Rudi: “Tapi liat istri lu cantik mulus kayak gitu, harusnya dia gak akan bersih-bersih rumah kan yah? Yah kalau dilihat dari sisi ini, mungkin ini kelebihan istri gue sih, setidaknya, dua anak gue bisa dirawat baik-baik sama dia…”

Hasan: “Ah kata siapa? Emang dia cantik jadi keliatannya kayak yang gak suka bersihin rumah. Tapi dia apa juga bisa, rumah selalu bersih, masak juga enak. Anak perempuan gue juga cantik kayak mamanya..”

Mendengar jawaban ini, muka Rudi mulai berubah. Dia tidak habis pikir, sama-sama wanita, kenapa bedanya begitu besar? Hasan kemudian tersenyum dan bertanya..

Hasan:” Lu tau gak istri lu sukanya makan apa?”

Rudi: “Wah gak tau gue…”
Hasan: “Lu sering peluk dan cium istri gak?”

Rudi: “Ya ampun udah nikah segini lama ga perlu lagi kali…”

Hasan: “Lu sering beliin istri lu baju baru dan perawatan kulit gak?”
Rudi:  “Yah umur udah segini, mau buang begitu banyak uang juga sama aja…”

Hasan: “Kalau gitu, lu tau gak istri lu pake baju ukuran berapa? Sepatunya ukuran berapa?”

Rudi: “Ini… hmm.. Kayaknya gua juga gak tau..”

Rudi kemudian malu dan mukanya memerah, Hasan melanjutkan.

Hasan: “Gue tahu jelas apa yang disukai istri, apa hobinya, bahkan apa yang dia pikirkan, gue bisa tebak. gue suka pijetin kalau dia pulang kerja, setiap bangun tidur gue juga selalu kecup kening dan peluk dia. Kalau hari hujan, mau sejauh apapun, gue pasti bakal jemput dia pulang kerja. Gue tahu ukuran baju dan sepatunya, jadi kalau kadang kita jalan-jalan dan dia gak rela keluarin uang buat beli barang yang jelas-jelas dia suka, gue akan langsung beliin..”

Rudi semakin menunduk, dia kemudian teringat akan istrinya, dia sering bertengkar dengan istri di rumah, kalau tidak puas, dia akan langsung membentak dan bersikap cuek pada istrinya, bahkan beberapa hari lalu, mereka baru saja bertengkar cuman karena istrinya beli baju yang harganya gak seberapa dan Rudi selalu mengatakan kalau itu pemborosan.

Kemudian, Hasan melanjutkannya..

Hasan: “Kalau istri sendiri kita gak sayang, masa tunggu orang lain sayang dia? Dia tuh demi keluarga ini, demi anak, sudah mengorbankan begitu banyak waktu dan tenaga, kadang malah gak pernah mikirin dirinya, kenapa lu gak bantuin dia? Cewek itu ibarat bunga mawar, yang cuman bisa dilindungi sama suaminya, baru mereka bisa selalu mekar dengan segar dan semangat. Kalau gak ada yang ngerawat, ya udah deh, pasti cepet layu..

“Lu harus banyak waktu perhatiin istri lu, tadi dia lewat di sebelah gue, gue bahkan bisa cium bau minyak di kepalanya, dia bahkan jadi kayak emak-emak yang lu bilang tadi, masa lu gak mau bikin hidup dia jadi lebih bahagia, jadi lebih cantik gitu?”

Rudi hanya bisa terdiam. Tak lama kemudian, acara pun berakhir, Hasan pamit dan menggandeng istrinya pulang. Rudi melihat istrinya yang kelelahan sudah ketiduran di atas sofa, ia melangkah menuju istrinya kemudian dengan lembut membangunkannya, “Capek ya? Yuk kita pulang…”
Ada pepatah yang mengatakan, wajah perempuan sebelum 30 tahun itu ditentukan oleh keturunan, tapi setelah 30 tahun itu ditentukan dari pernikahan! Jika Anda memiliki suami yang mengerti Anda, Anda akan menjadi wanita yang cantik dan berbahagia!
Wanita yang berbahagia, bisa dilihat dari sinar yang memancar dari wajahnya, ia selalu tersenyum, sorot matanya penuh kehangatan dan bersemangat.

Ada pepatah berkata, “Kalau kamu bercermin dan menemukan kalau dirimu semakin lama semakin cantik, maka kamu menemukan orang yang tepat!”

Banyak pria yang berkata ingin menikahi wanita yang cantik, lemah lembut dan baik hati. Padahal sebenarnya, pria yang memiliki kemampuan, justru akan menikahi wanita yang biasa saja, dan akan menyayanginya sampai wanita itu menjadi cantik rupawan.

Pria baik itu ibarat pisau operasi plastik, dialah yang menentukan kecantikan seorang wanita. Kalau kamu menikahi lelaki yang benar, setiap hari yang kamu jalani penuh kebahagiaan, kamu dengan sendirinya akan memancarkan kecantikan.

Tapi kalau kamu menemukan lelaki yang salah, dia akan membuatmu menjadi semakin jelek dan semakin buruk dalam berbagai aspek. Walaupun awalnya kamu adalah wanita cantik penuh senyum, pada akhirnya kamu akan menjadi wanita suram yang haus akan kebahagiaan.

Jadi pria, perlu ingat baik-baik! Bagaimana kamu memperlakukan wanitamu, begitu pulalah wanitamu akan menjadi!

Nb: Ini tulisan hasil copas dari kiriman di Whatsapp  Saya repost karena tulisannya menarik. Terima kasih untuk penulisnya.  😊

Diproteksi: LPJ Tahunan


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Diproteksi: Raport merah 2017 


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Self Reminder


Sebelum memejam mata, syukuri apapun yg Allah beri. Pujilah Dia, tanpa ridhaNya, bahkan dirimu tak akan ada hingga saat ini
Cintai dirimu. Maafkan apa yg tak bisa atau belum mampu teraih hingga sekarang. Jangan menjejali pikiran dgn sesuatu yg pergi atau hilang.

Jaga dirimu. Ragamu, pikiranmu & hatimu. Krn kehidupan ini penuh kejutan. Banyak hal tak terduga & utk menghadapinya butuh dirimu tetap “utuh”.

Jaga & usahakan dirimu sehat, kokoh, kuat juga tangguh. Buang beban di hati agar dirimu “awet muda”. Hati-hati & jangan sembrono dalam segala hal agar usiamu lebih panjang. Jangan mengotori hidupmu dengan kekhawatiran dan kedengkian. Itu hanya membatalkan kebahagiaan

Untuk selanjutnya, jadikan dirimu bermanfaat utk org banyak. Undang kebaikan agar datang lalu menetap padamu dgn sesering mungkin berbuat baik & rahasiakanlah. Jadilah org yg menebar kebaikan tapi simpan baik-baik perbuatan baikmu, tak perlu memamerkannya. Kemudian rasakan & temukan kebaikan juga keberuntungan akan didatangkan oleh Allah dgn cara tak terduga, tak terkira serta melebihi perkiraanmu.

Terus & teruslah membaik serta melakukan hal baik. Jangan pernah bosan.

Sayangi & lindungi dirimu dari buruknya dunia agar dirimu bisa tetap ada utk dia yg kamu cintai, keluarga & untuk masa depanmu sendiri

Oh ya, sesekali mungkin hatimu melemah. Tak apa, manusiawi. Usahalah utk membenahinya lagi agar tetap prima dalam keimanan & ketaqwaan. Dirimu butuh itu utk mencapai kebahagiaan.

Pelajari hal² baru di sepanjang perjalanan hidupmu. Jadikan sebagai modal menjalani hidup & berbagilah ilmumu pada sekitar.

Yg tersulit, bentengi nafsumu juga emosimu. Agar tak merusak hidupmu. Didik diri dgn tegas agar bisa menahan nafsu pada yg tak perlu & bukan hakmu.

Selamat istirahat wudhu, dzikrullah & doa jangan lupa. Semoga Allah merahmati kita. Aamiin

By: @arent354 

#katapenuhmakna 

#renungan 

#selfreminder 

#quotes

#bijakdirimubaikuntukmu 

#berbagiinspirasi 

#bismillah 

#lahaulawalaquwwataillabillah  – #regrann  

Diproteksi: Celoteh akhir tahun.. 


Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Rintik November.. 


Dedaunan hijau pagi hari berteman dengan sisa dingin hujan tadi malam, memberi alasan untuk tetap mengenakan sweater hangat warna pink ini. Diatas meja secangkir susu hangat dengan sepotong kue berhasil menghilangkan rasa lapar yang tertahan sejak semalam.

Terlihat dari sudut jendela, seakan enggan bangun dari tidurnya kelopak bunga yang kemarin kuncup berusaha mekar  untuk menyambut sinar matahari yang selalu bernjanji untuk membawa kehangatan usai hujan turun. Begitu juga dengan kupu-kupu cantik yang keluar dari tempat persembunyian yang menyapa dengan anggunnya.

Dari speaker handphone terdengar sayup senandung lagu yang diputar acak oleh aplikasi joox. Tak pasti siapa penyanyinya tapi dari suaranya mungkin Isyana sang penyanyi wanita nan cantik itu.  

“..Ada cinta yang sejati, ada sayang yang abadi.  Sejauh ku melangkah hatiku kamu.  Sejauh aku pergi rinduku kamu.  Masihkah hatimu aku?.. “

Hati seakan setuju pada rangkaian kata demi kata. Meresapi makna tiap bait dan bertanya ‘masihkah ada rindu?’ Hemmh tak perlu waktu lama untuk menjawab. Iyaa nyatanya memang masih ada rindu disini tapi entah disana?? 😕

Bagai sepasang bayangan yang selalu menghindari cahaya yang tak mengerti. Aku bukan bayanganmu yang selalu ada disisimu saat terang dan menghilang disaat gelap.  Aku juga bukan denting piano yang kau mainkan dengan indah supaya memberikan alunan musik yang nyaman ditelingamu dan akan sunyi senyap saat kau abaikan.  

Aku hanya berusaha untuk diam dengan caraku dan tetap berdoa dalam bisikku pada sang Pemilik kamu. Agar hatimu tetap dilembutkan karenaNya dan tetap terjaga rindu pada masing-masing kita. Berhentilah bertanya bagaimana aku atas dirimu.  Jika bisa bertukar jiwa kau akan mengerti bagaimana ku melihatmu, mengagumi dan menyayangimu dari sudut pandangku. Tetaplah berdoa dan tetap menjadi sosok yang baik karena aku selalu berdoa untuk selalu bersama dengan orang-orang baik pilihanNya. Aamiin 😊 Mungkin engkaulah salah satunya, hanya Allah yg tahu 😊😅😇.

Belajar Dari Sebuah Drama..


Disaat ribet ngartiin dan memahami hasil jurnal penelitian para peneliti  dunia dalam bidang akupunktur dan kesehatan. Belum lagi ribet sama perasaan dan rindu ini, yawdahlah yah mending rebahan santai dan rileks dulu nonton drama Korea :D. Itung-itung belajar dari drama, selain hiburannya dapet, pelajarannya dapet dan yang pasti bapernya juga dapet. wkwkwk 😀 Drama Korea yang baru selesei ditonton kali ini adalah ‘Live Up To Your Name, Dr. Heo’.
Di coretan sebelumnya saya pernah ngereview salah satu drama Korea populer pada masanya yang terkenal dengan judul ‘Janggeum (A Jewel in the Palace)’ yang menceritakan seorang tabib akupunktur berbakat pada jaman Joseon . 🙂 😀
Saya sangat tertarik sama drama atau film yang bergenre medical,  apalagi medical romantic ❤ ❤ hehehe.. Yah seperti Doctors, DOTS, Janggeum, The great doctor, dan drama korea lainnya yang ngebahas tentang kehidupan pengobatan meski terkadang ceritanya fiktif. hih 😀
Kebanyakan nonton dramanya karena direkomandasiin temen atau pasien hihihi :D.
250px-Live_Up_to_Your_Name,_Dr._Heo

Beberapa hal yang bisa dipelajari dalam drama Korea ‘Live Up To Your Name, Dr. Heo’: Baca lebih lanjut